Senin, 30 Desember 2013

tujuan hidup

Wahai jiwaku, Engkau hanya mempunyai satu hidup.
 Tidak satupun saat yang telah lewat bia dikembalikan, karena dalam perbendaharaan Alloh jumlah nafas bagianmu sudah tertentu dan tidak bisa di tambah.
Ketika kehidupan telah berakhir , tidak ada lagi lalu lintas ruhaniah yang mungkin kau peroleh.
Karena itu, apa yang bisa kau kerjakan, kerjakanlah sekarang.
Perlakuan hari ini sedemikian rupa seakan-akan hidupmu telah kau habiskan sama sekali dan bahwa hari ini adalah hari tambahan yang dianugerahkan kepadamu oleh rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kekeliruan apalagi yang lebih besar daripada menyia-yiakan.
 

5 tahun yang lalu



“5 tahun yang lalu”
Engkau yang membuat aku seperti ini
Engkau yang membuat hatiku sekeras ini
Jika engkau tidak seperti ini, aku juga selamanya tidak akan sekeras ini
Apakah 5 tahun yang lalu dengan sekarang masih sama
Aku menahan ujian dan goncangan sendirian
Aku harus diam merahasiakan dari siapapun
Aku menahan tangis ini, bila teringat Beliau
Engkau  itu sudah dewasa, sudah bisa membedakan antara yang benar dan salah
Tapi kenapa tetap Engkau lakukan
Apakah sampai tua Engkau tetap seperti ini
Engkau begitu egois, seperti anak kecil walaupun Engkau sudah dewasa
Tidak mau disalahkan, hanya bia menyalahkan
Apa ini orang yang menjadi panutan
Sungguh buruk, amat sangat buruk, bahkan buruk sekali
Mungkin kata-kata ini cocok untuk Engkau
“ tua-tua keladi semakin tua semakin menjadi”
Di masa-masa aku seperti ini, aku sangat membutuhkan figur seperti Engkau
Tapi apa ??????
Aku menghadapi hidupku semua dengan sendiri, pemikiranku sendiri
Bahkan aku menerapkan prinsip ini begitu keras
“Berani memilih Berani Bertanggng Jawab”
Aku tidak minta apa-apa, aku hanya ingin seperti 5 tahun yang lalu
“simple & harmonis”

Kamis, 12 Desember 2013

seorang peremupuan mempunyai kekuatan ya g luarbiasa dibalik sifat kelembutannya yang dapat melebihi seorang laki-laki. Dalam dirinya tersimpan kekuatan yang luarbiasa.
Aku bukan seorang wanaita yang gampang hancur hatinya karena cinta, karena aku tahu itu hanya masalh sepele. Esok hari yang akan datang ada masalah yang lebih besar, yang membuat jiwa dan ragaku haris siap...